Jumat, 07 Oktober 2016

tokoh khaligrafi dunia

Khat Naskhi, salah satu aliran dalam kaligrafi.Sejumlah nama terus dikagumi dan ikut mendunia bersama kaligrafi yang mereka lahirkan. Diantara seniman-seniman aksara itu adalah Ibnu Muqlah, Ibnu Bawwab, Yaqut Al musta’simi, Hamdullah (Ibn Syaikh), Hafidh Ustman, Musthafa Al- Raqim, Hamid Al-Amidi, dan Hasyim Muhammad Al-Bagdadi.

Ibnu MuqlahKaligrafier yang lahir pada 887 M ini merupakan seorang wazir (menteri) pada masa Khilafah Abbasiyah. Kemampuan kaligrafinya ia dapatkan atas bimbingan Al-Ahwal Al-Muharrir. Karena kemahirannya dalam menulis kaligrafi, Ibnu Muqlah dikenal sebagai “Imam Al-Khaththathin” atau “Bapak para Kaligrafer.”

Salah satu keberhasilan Ibnu Muqlah dalam kaligrafi adalah dalam mengangkat gaya tulis Naskhi menjadi Khath Kufi, selain juga menekuni Khath Tsulus. Sumbangan Ibnu Muqlah dalam dunia kaligrafi bukan pada penemuan gaya melainkan dalam hal pemakaian kaidah-kaidah sistematis, terutama untuk Khath Naskhi.

Ibnu BawwabMerupakan putra seorang penjaga pintu istana di Baghdad yang menghafal Alquran dan menuliskanya dalam 64 eksemplar. Salah satunya ia tulis dengan gaya Raihani dan disimpan di sebuah masjid di Istambul. Dialah penemu dan pengembang gaya khath Raihani dan Muhaqqah, serta salah satu penerus gaya Naskhi yang diusung Ibnu Muqlah.

Yaqut Al-Musta’simi

Seorang kepala perpustakaan Al-Mistan Syiriyah di Baghdad yang memiliki julukan Jamaluddin dan akrab disapa Abu Durra atau Abu Al-majid. Kaligrafer yang juga penyair ini mengembangkan metode baru penulisan huruf arab serta memelopori penulisan menggunakan bambu yang dipotong miring sebagai pena.

Yaqut dikenal melalui filsafatnya tentang kaligrafi, “Al-khaththu handasatun ruhaniyyatun dhaharat bi alatin jasmaniyyatin (Kaligrafi adalah geometri spiritual yang diekspresikan melalui alat jasmani).” Berkat kelihaiannya, gaya Khath Tsuluts berkembang menjadi bentuk ornamental yang dekoratif.

Ibnu Syekh (Syekh Hamdullah Al-Amasi)
Merupakan salah satu maestro kaligrafi terbesar sepanjang sejarah Utsmani dan menjadi kiblat para kaligrafier-kaligrafier pada masa itu. Pada zamannya, Sultan Bayazid II (Sultan Utsmani yang memerintah pada 1481-1512 M) belajar kaligrafi padanya. Dan karya-karya yang ditinggalkannya menjadi ‘rumus’ bagi pengembangan penulisan khath selanjutnya.

Tutorial Membuat Desain Mal Kaligrafi Arab Untuk Hiasan mushaf kaligrafi Al Quran & DekorasiMenggunakan Cairan Kimia

Tutorial kaligrafi arab ini adalah tutorial cepat dalam membuat mal kaligrafi hiasan mushaf yang memanfaatkan cairan kimia, dan Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya akan membuat postingan artikel kaligrafi tentang tutorial desain atau mal kaligrafi arab menggunakan cairan kimia. Tutorial cara membuat desain kaligrafi berikut ini dapat diaplikasikan pada proses pembuatan berbagai jenis kaligrafi, seperti : pembuatan mal dan desain pada kaligrafi arab hiasan rumah, kaligrafi mushaf Al Quran, kaligrafi dinding, dekorasi dinding rumah, hiasan untuk kaligrafi, mushaf kaligrafi, hiasan kaligrafi arab, kaligrafi hiasan dinding, dll.
kaligrafi mushaf dibuat dengan mal menggunakan 
cairan kimia m3 karya ustadz Asep Karawang
Trik membuat mal dan desain yang akan saya bagikan ini sebenarnya ilmunya sudah saya miliki sejak tahun 2006, saya peroleh dari Ustad Dhohiruddin dari Jambi dan Ustad Hajir dari palu. Untuk diketahui cara membuat mal kaligrafi ini sudah sejak lama digunakan oleh para juara mushaf nasional dan kaligrafi dekorasi nasional atau para juara kaligrafi dekorasi mtq baik dalam kegiatan lomba kaligrafi kabupaten maupun nasional, baik dibidang kaligrafi dekorasi, kaligrafi mushaf, maupun  kaligrafi dekorasi masjid.

Sebenarnya masih lumayan banyak pengalaman ilmu tutorial kaligrafi yang sangat ingin saya bagikan ke pembaca di internet, khususnya kaligrafer di daerah-daerah yang kekurangan informasi alat dan trik kaligrafi. Namun karena menyangkut waktu , tenaga serta biaya, saya tidak sempat menulis begitu banyak trik dan artikel tentang kaligrafi. Sumbangan dari pembaca sangat berarti bagi saya dalam menulis artikel kaligrafi secara berkelanjutan dalam jangkan panjang. Anda bisa menyumbang dana atupun doa saja. Hehehee…. Bagi yang mau nyumbang doa silahkan dan bagi yang mau nyumbang dana silahkan ke rekening kami, detailnya klik disini.
mushaf al quran dengan mal dibuat
dengan bensin karya Ustadz Muluk
Supaya saya dapat terus sering menulis artikel tentang trik-trik kaligrafi yang tentu selalu anda nantikan kehadiannya. Dana diperlukan untuk koneksi internet, membuat blog, mencari referensi, posting artikel dan upload foto/vidio.

Tenaga diperlukan sebab menulis artikel perlu hati-hati dan teliti. Kadang satu artikel saya bisa tulis dalam sehari atau bahkan beberapa hari, perlu kopi, cari referensi, camilan dan memeras tenaga dan otak. 

Waktu juga diperlukan, sebab usia saya yang panjang diperlukan agar saya dapat terus nulis artikel dan trik kaligrafi. Semoga umur saya panjang, amin ya rabbal alamin. Selain itu waktu dibutuhkan untuk menyempatkan diri dari urusan mencari nafkah untuk diri, anak dan istri. Kalau saya sibuk mungkin saya tidak akan sempat nulis artikel lagi atau setidaknya akan sangat jarang berbgai artikel. Doain deh moga rejekinya lancar dan banyak waktu longgar…

Baiklah langsung saja kita praktek membuat desain dan mal kaligrafi. Sebelumnya kita perlu alat dan bahan yang perlu disiapkan.

Bentuk Bentuk Binatang Dalam Kaligrafi

Kaligrafi Islam dalam bentu bentuk binatang, daun daun, buah buahan, pohon pohon, manusia, dan lain lain sangat menarik untuk dieksplorasi keindahannya. Meskipun, dari segi hukum, kaligrafi Islam bentuk binatang masih menyimpan kontroversi apakah boleh atau tidak.
Berikut ini adalah hasil olah kreasi para kaligrafer yang mencoba mencari bentuk bentuk paling original, yaitu kaligrafi berbentuk binatang. Kaligrafer Palestina Sa'id Nahri adalah termasuk salah seorang yang menekuni bidang ini. 
Kaligrafi bentuk binatang
Sumber : hibastudio.com
Karya Sa'id Nahri dalam Kaligrafi Tsuluts berbentuk ular yang dibuat tahun 1426 H
Merupakan rangkaian Surah Al-A raf ayat 107 / As-Syu'aro' ayat32 :
فَأَلْقَى عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ

 "Maka dia (Nabi Musa ) melemparkan tongkatnya, maka tiba tiba ia menjadi ular yang nyata"


الخط بصورة الحيوان
Hibastudio.com
 Karya Said Nahri dalam Diwani Jali
Berisi ayat al-Qur'an ٍSurah Al-Anfal ayat : 60 :
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ
"Dan Persiapkanlah kekuatan semampu kalian yaitu kuda yang tertambat untuk menakuti musuh Allah dan musuh kalian"

Kaligrafi Kuda
Masyaq dalam kaligrafi tsuluts berbentuk kuda. Saya belum tahu siapa penulisnya. 
Tulisannya adalah hadis sohih : 
وَالْخَيْل مَعْقُود فِي نَوَاصِيْهَا الْخَيْر الي يَوْم القيامه 
Dan kuda itu, pada ubun ubunnya terikat kebaikan sampai hari kiamat



Kaligrafi Singa . Bisakah memecahkan kira kira apa bacaannya ?




Kaligrafi berbentuk elang. Bisakah anda membacanya ?

Kaligrafi berbentuk singa atau harimau. Tahukah kamu dibaca apa ini ? 

(Baik kaligrafi yang ini, maupun dua kaligrafi di atasnya (yang berbentuk elang dan singa) adalah merupakan doá kaum SYI'AH yang dikenal dengan sebutan "Do'a Nadi Aliyyan"dalam berbagai versinya.)

 Asli redaksi do'a ini adalah :

ناَدِ علياً مُظْهِر الْعَجَائِب تَجِِدُه عَوْناً لَكَ فِي النَّوَائِبِ لِي إلَى الله حَاجَتِي وَعَلَيْهِ مُعَوَّلِي كُلَّمَا أَمَرْتَهُ وَرَمَيْتُ مُنْقَضِي فِي ظِلِّ اللهِ 
وَيُظَلِّل الله لِي ادْعُوْكَ كُلّ هَمّ وَغَمّ سَيَنْجَلِي
بِعَظَمَتِكَ يَا الله بِنُبُوَّتِك يَا مُحَمد بِوِلاَيَتِكَ يَا عَلِي يا علي يا علي

MEMILIH DAN MEMOTONG PENA KALIGRAFI



drghaly.com
Pena kaligrafi atau qolam adalah bagian paling penting dalam menghasilkan kaligrafi bermutu. Seni Kaligrafi Islam yang bermutu tinggi seringkali di hargai sangat mahal. Namun demikian tidak berarti bahan bahan yang digunakan juga harus yang mahal dan antik.


Pena untuk kaligrafi, banyak ditemukan di sekeliling anda. Bila anda memiliki budget banyak, anda dapat langsung membelinya di toko buku. Namun bila seperti saya, cukuplah kita gunakan apa saja yang ada. Bambu, handam, bekas kuas, bekas pagar, ranting jambu biji dan lain lain yang banyak tersedia disekeliling kita, bisa digunakan kok. 
Hanya saja, bahan bahan itu mesti diolah dan dipotong dengan baik dan benar. Bila anda ingin menghasilkan karya yang bagus, atau cuman sekedar ingin melepas penat dengan torehan torehan kaligrafi, diperlukan juga pena yang bagus, yang dapat meluncur mulus diatas kertas. Pena yang jelek, macet, tidak rata, hanya akan menambah stress saja. 

Menggunakan bahan bahan disekeliling kita

Bambu. Anda bisa menggunakan bambu utuh atau bambu yang sudah dibelah bekas pagar. Namun sebaiknya mencari bambu hias (yang ukurannya kecil) atau bambu wuluh. Potong dengan panjang kurang lebih sejengkal. 
  • Kelebihan bambu adalah, mudah dijumpai, dan tersedia dalam berbagai ukuran sehingga bisa untuk menulis kaligrafi kecil maupun besar.
     
  • Kekurangan dari bambu adalah, penampang pelatuknya kurang halus, mengeluarkan serat bila sering digunakan dan sering terserang "sesek" bila disimpan agak lama.


Handam. Pohon pakis handam banyak dijumpai didaerah tebing seperti di puncak (jarang yang tumbuh besar) atau dipinggir pinggir kali dekat air (nah..yang ini biasanya besar dan tinggi). Pilih batang yang sudah tua, yang cukup besar untuk dapat dibuat menulis.
  • Kelebihannya adalah : handam secara alami memiliki batang yang keras dan halus. Sangat lancar dan licin ketika dibuat menulis. Sehingga handam adalah termasuk alat tulis internasional. Mushaf Al-Qurán Istiqlal juga ditulis menggunakan handam. Handam bisa bertahan lama disimpan. Saya masih memiliki handam yang saya petik sendiri sejak 1996.
  • Kekurangannya adalah, sangat sulit ditemukan terutama didaerah daerah kota di pulau Jawa. Seandainya adapun, biasanya batangnya kecil kecil. Kalau diluar Jawa sih jangan ditanya...di Sumatra dan Kalimantan masih berlimpah tanaman handam. Membeli mungkin jalan terbaik bagi yang tidak mau repot. Di Internet, biasanya handam dijual Rp. 4000 sebatang..(mahal juga ya.) 
handam قلم الخط
Pohon Handam. Masih mudah dijumpai di Bogor dan Cianjur


Ranting ranting bekas. Kayu rambutan, kayu jambu, kayu tanaman hias semuanya bisa digunakan. Tergantung keterampilan memotongnya. Dalam satu kesempatan lomba kaligrafi tingkat Bogor, ada seorang peserta yang menulis khat tsuluts dengan sangat indah menggunakan batang pohon rambutan.


Bekas kuas. Bila memiliki bekas bekas kuas yang sudah rusak, jangan dibuang dulu karena batangnya masih bisa kita raut untuk pena kaligrafi.

Membeli Pena ditoko

  • Bila anda bermaksud mencari pena kaligrafi yang sudah siap pakai ditoko, pastikan bahwa pena tersebut memiliki potongan miring. Banyak orang salah dalam membeli. Bila penanya tidak terpotong miring, maka ia hanya cocok untuk kaligrafi latin. Yang kita inginkan adalah pena untuk kaligrafi arab.
  • Bila anda hendak membeli pulpen tinta untuk dipotong sendiri, maka pastikan pulpen tersebut memiliki punggung terbuka seperti gambar berikut ini :

    قلم حبر ink pen
    bila tertutup, akan sulit sekali memotongnya karena harus dikupas terlebih dahulu.
  • Kemudian pastikan pulpen dalam keadaan baik. Caranya dengan mencopotnya bagian bagiannya satu persatu dan memeriksanya (tentu saja dengan seizin pemilik tokonya, dan anda tidak sedang belanja borongan). Biasanya ada yang selangnya hilang, kantong tintanya robek atau bocor dan seterusnya. Seandainya ternyata anda mendapati pulpen yang tidak berfungsi (kantongnya bocor..) jangan dibuang dulu karena masih bisa digunakan dengan cara ditutulkan kedalam bak tinta.

Memotong Pena

Memotong Bambu dan Handam :
  • Siapkan pisau yang sangat tajam dan kuat. Bila memakai cutter, jangan membukanya terlalu panjang supaya cutter tidak patah dan melukai anda
  • Siapkan tatakan yang keras. Jangan memakai meja atau perabot rumah apalagi meja kelas.
  • Keramik atau amplas (pilih yang halus) untuk merapikan dan menghaluskan
  • Jenis kaligrafi tertentu memiliki kemiringan tertentu pula. Demikian juga lebar pelatuk. Untuk lomba resmi seperti MTQ biasanya disyaratkan lebar pelatuk minimal setengah centi. Perhatikan gambar berikut :
cara memotong pulpen

Memotong pulpen besi :
  • Siapkan amplas besi paling halus. Gosok mata pena dengan kemiringan tertentu sampai mencapai ukuran yang diinginkan.
  • Anda bisa menggunakan tang atau gunting seng untuk memotongnya, tetapi hasilnya tidak bagus, dan sering bocor.
  • Keramik atau kaca  untuk merapikan dan menghaluskan

Memotong Spidol:
  • Siapkan silet yang tajam (jangan gunakan cutter atau pisau, nanti rusak)
  • Gunakan penerangan yang cukup untuk memotongnya

Lukisan kaligraf


Dekorasi kaligrafi

Pengerjaan dekorasi yang digarap adalah pada bagian Dinding, mezanine/balkon masjid, dan Mihrab serta bidang-bidang lainnya yang diperlukan. sesuai dengan permintaan. sehingga ruangan tampil menarik dan dinamis.


Seni Kaligrafi Dan Seni Ebru (Marbling)

Negara Turki adalah pusat seni kaligrafi Islam. Negara Turki juga menjadi pusat seni lukis dekoratif yang disebut EBRU atau seni marbling. Memadukan seni kaligrafi dan seni ebru telah dilakukan oleh para seniman Turki sejak lama. Perpaduan ini menghasilkan karya karya yang sangat indah.
Seni Ebru atau seni Marbling sering disebut dengan melukis diatas air. Prinsip pengerjaannya adalah dengan mencipratkan cairan cairan warna warni keatas air. Warna warna yang mengapung itu akan membentuk pola pola indah seperti marmer (marble). Kemudian bisa ditambahkan kreasi kreasi bunga bungaan. Setelah pola terbentuk, maka media lukis (kertas) diletakkan diatas genangan air berpola tersebut. Maka jadilah sebuah media lukis dengan pola pola warna warni yang sangat indah. 
http://turkisharts.com/
Selanjutnya kertas berpola itu dijadikan sebagai dasar melukis kaligrafi. Berikut ini adalah beberapa karya Ebru, baik yang sudah dipadukan dengan kaligrafi, maupun yang belum. 

Ebru (Ayla Makas Property)

http://www.artistsandillustrators.co.uk

Karya Ayla Makas

Karya seniman Fatih Yesil


Karya Kubilay Eralp Dinçer


Ayla Makas
 Seni Ebru berpadu dengan kaligrafi tsuluts. Yang pertama : Adab Yaa Huu. Yang Kedua : Buudah Kecer Yaa Huu

Seni ebru dan kaligrafi (http://kenanaonline.com/)
Kaligrafi Diwani Jaly ditulis diatas kertas yang sudah dihiasi dengan seni ebru. Sangat indah. Ayat yang ditulis adalah Innahu min Sulaimaana wa innahu bismillahirrahmanirrahim

Kaligrafi Islam dan Seni Ebru
"Maasyaa Allah"



Kaligrafi dan seni ebru
"Allahumma Sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad